Wah hujan 3 hari berturut-turut kembali menyisakan sebuah longsoran lagi di KM13 Ende-Maumere. Jalan terputus total selama 2 hari (2 – 3 April ’06). Berjalan kakipun tak bisa.


Lokasi tanah longsor di KM13 Ende-Maumere
Selama 2 hari dinas PU membersihkan longsoran tebing…ya tentu saja arus distribusi dan transportasi menjadi lancar. Walau belum 100% selesai, namun yang terpenting adalah transportasi antar 2 kabupaten ini kembali hidup setelah tertidur selama 2 hari ini.

Mesin pembuka kehidupan transportasi Ende-Maumere

Kondisi setelah tanah longsor dibersihkan
Tadi sore 17.00 WITA, aku melihat kondisi KM13 Ende-Maumere, ternyata sudah bisa dilalui kendaraan. Wah senang sekali, tidak harus menunggu lama berminggu-minggu untuk bepergian ke Maumere.

“Desi Bebekku” mejeng lagi di KM13 setelah longsor

“Desi Bebekku” mejeng di KM13 sebelum longsor

Lagi nonton pembersihan tanah longsor
Sampai jumpa lagi di petualangan lain….
![]()
Salam hangat dari kaki G. Kelimutu,
G’penk van Piyik

bisa minta resume atau artikel gambar2 tentang alat-alat transportasi yang telah digunakan pada zaman dahulu dan yang akan digunakan di masa depan…
sssssssssssssss
knln donk….
longsoran tanah terjadi
karna adanya pengikisan dan erosi
yang berlebihan
Tanah longsor terjadi akibat ulah manusia jga…….
bgi manusia-manusia yg baca ini,sadarlah bahwa apa yang terjadi di bumi itu yang kita perbuat. . . .
wkawkawkawkawkakwka…………
ea eah tanah longsor terjadi akibat ulah kita juja ..
makanya pohon jangn d tebang sembarangan jadi kena kita semua ..
betul tidak ..!!