Selamat HUT ke-26 MAPASADHA

27 10 2007

PA108972 Edited.jpg PA108941edit.jpg

PA108959 edit.jpg

Anggota MPSD dengan sukacita merayakan HUT MPSD ke-26

PA108874 Edited.jpg PA108935edit.jpg

PA108937edit.jpg

Muka-muka culun pondoker yang tertangkap kamera
PA119002edit.jpg PA118992edit.jpg PA118983edit.jpg

PA108977edit.jpg PA108963edit.jpg PA108964 edit.jpg

PA118985edit.jpg PA108956edit.jpg PA108946edit.jpg

PA108942edit.jpg PA108945edit.jpg PA108846 edit.jpg

PA118990edit.jpg PA108951edit.jpg PA119016edit.jpg PA108952edit.jpg





Selamat Menempuh Hidup Baru utk Yoga-Sari

26 03 2007

1 Januari 2007 tidak hanya sebagai hari pertama di tahun 2007, namun sebuah saksi bisu akan sebuah ikatan 2 insan yang berjanji setia sehidup semati….

Cincin tanda cinta kasih sejati….tlah melingkar di jemari manis….

Cincin tanda cinta kasih sejati….tlah mengikat dua hati…..

Tuhan bimbing kami berdua….. menjalani bahtera hidup ini…

 cincin-yoga-sari-2b.jpg

Adalah Yoga dan Sari, sahabatku yang akhirnya memutuskan bersatu

setelah 13 tahun berpacaran…. Mungkin proses yang panjang bagi mereka… Namun itulah yang harus dijalani….. sedih dan senang, berkelahi dan bercanda.. menangis dan tertawa…..

nikah-yoga-2.jpg

Sekali lagi selamat menempuh hidup baru untuk Yoga & Sari,

jadilah keluarga yang bisa menyumbangkan ”garam” bagi dunia….

nikah-yoga-3.jpg

Salam hangat dari sahabatmu…..

 gpenk-edit-04.jpg

G’penk & Uma





Info untuk anggota Mapasadha

1 08 2006

DONASI UNTUK SAUDARA JALAK

mapasadha.jpg

Untuk meringankan beban teman dan saudara kita Jalak,
silahkan yang berkenan membantu dapat disalurkan melalui
rekening a/n :

Kuncoro Widiasmoro
BCA KCP Kemang
Nomor Rek. 2861286713

Donasi dapat diterima paling lambat tanggal 31 Agustus 2006,
pukul 18.00 WIB.
Bagi temen-temen yang sudah mentransfer ke rekening tersebut,
harap segera memberi tahu Mas Cebonk melalui
email = cbonk_mpsd@yahoo.com ato sms ke 0817190693.

Matur nuwun……
====================================

Ini sepenggal berita kejadian kecelakaan yang dialami Jalak ato Novianus Sengga

didiek buaz wrote:
Hari Sabtu (29/07) sekitar pukul 13.00 Jalak dan adiknya naik motor dari rumah mau mengambil blender. Di depan gang rumah Jalak sangat macet, dan Jalak berusaha berhenti disebelah kiri dengan kaki menelapak diaspal.
Dari belakang Jalak ada truk tronton melaju di samping Jalak, Jalak merasa ban depan tronton tidak kena kakinya tetapi ban tengah melindas kaki kanannya sampai kakinya terpisah dengan jari-jarinya.
Jalakpun sempat ngejar trontonnya, dia tidak tahu kalo kakinya terpisah. Jalak merasa sakit setelah darahnya keluar. Ternyata telapak kaki kanannya remuk.
Kemudian Jalak mencari angkot menuju rumah sakit Koja, dan setelah masuk UGD, Jalak diinfokan kakinya harus diamputasi dari engkel kebawah, jadi Jalak sekarang kaki kanannya tidak ada telapak kakinya. Cerita ini sangat menyedihkan sekali……….

data dari Kang Buas





Tri Yoga ‘Mrica’ Jatmiko (Ableh)

3 05 2006

Boleh percaya atau tidak, sahabatku yang satu ini cukup unik…. Tak cukup bagiku menuliskan keunikan yang dia punyai… Mungkin kalau MURI melihat keunikan yang tidak terkatakan, maka dia akan masuk dalam catatan Rekor MURI sebagai orang terunik se-Indonesia… Terlalu banyak keunikan yang dia punyai, membuat orang lain gak sadar kalau dia punya keunikan.. Wah kadang kala kangen juga dengan satu cowok ini, sayang lautan memisahkan pertemuan kami. Tri Yoga Jatmiko, inilah nama yang diberikan orangtuanya pada dirinya. Namun, aku sering memanggilnya ABLEH pada sahabat yang sekaligus adik ketemu gede ini. Ableh sebenarnya mempunyai nama suci MRICO di MAPASADHA, namun entah kenapa semua penghuni MAPASDHA memanggilnya Ableh. Awal mula yang tak perlu kita ributkan.

Bagi Ableh, wanita adalah segala-galanya baginya. Tanpa wanita berarti hidup tanpa semangat…. Wah ngeri juga motonya…. Sayang saat ini, doi masih dirundung duka yang mendalam….dia ditinggalkan belahan hatinya yang selalu berbagi disaat senang.. Untungnya Ableh cukup tegar dalam menjalani cobaan ini, walaupun “Legenda” 100cc menguap bersama mantan kekasih…. BTW, aku yakin sahabatku….kamu pasti bisa melalui gelombang hidup ini dengan ceria, seceria canda kita di lokasi “Dialog Budaya” ditemani bergelas-gelas kopi joss di pojokan angkringan Pak Man Stasiun Toegoe Yogya. Pahit getir hidup telah kamu lalui….pengalaman ini akan mengguatkan langkahmu sahabat.

Kalau mau ngobrol tentang marketing…wah kita gak akan salah orang.. Sahabat yang satu ini sangat ahli dibidang marketing, terlebih ilmu menjual buku. Tak salah jika GPU cabang Yogya masih tetap mempertahankan dia menduduki posisi Marketing & Sales.
Bahkan menurut pengakuaannya, Ableh is the Best Sales & Marketer in Yogya….hehehe… Wuiiiiiih Hebat!!!!!!! tapi….ini ungkapan saat dalam posisi otak diselubungi alkohol lho……. So….senyum saja lah.

Ableh ternyata memiliki bakat menyanyi dan bermain gitar. Dalam catatan harianku,kutemukan data bahwa Ableh pernah manggung lebih dari 472 kali mulai dari tahun 1997-2005… 2 kali menjadi band pembuka untuk pentas musik kelas internasional…wah prestasi yang patut dibanggakan. Sebagai gitaris sebuah group musik yang kurang terkenal di Yogya….Ableh masih mengoleksi sebuah gitar buatan Rusia (dulu Uni Sovyet) tahun 1934, yang tidak tahu kenapa bisa sampai ditangannya.
Ableh sangat suka sekali dengan barang-barang langka dan kuno, koleksinya antara lain :

    Sepeda Motor DKW th 1956
    Jaket kulit tinggalan perang dunia II (warisan mbah buyutnya),
    Tape recorder buatan thn 1965 (digunakan oleh wartawan RRI jaman PKI)
    Gitar listrik (110v) buatan Rusia (dulu Uni Sovyet) tahun 1934

dan yang paling unik yaitu kaki manusia yang diawetkan produksi tahun 1979 dan kini “dipasang” di kaki kirinya… Wah gila bener neh………Sayangnya kualitasnya sekarang udah agak menurun… kaki tersebut mulai bersisik dan setiap kali Ableh harus nitili (mbersihin)…

Ok sampai disini dulu yah cerita tentang sahabatku yang unik ini…

Salam hangat dari kaki Gunung Kelimutu,


G’penk van Piyik
“mengagumi keunikan sahabatku si Ableh”





Raden Mas Y.B. “Simbah” Pugardono

1 05 2006


Sosok ini aku kenal disebuah tempatku nongkrong….ya ya…angkringan teh poci Bugisan…..belakang SMKI tepatnya…. waktu itu temenku Cawet yang mengenalkannya padaku….
Tidak disangka….aku ketemu lagi di sebuah Perguruan Tinggi Swasta dibilangan Mrican, Depok Sleman… Oooo alaaaahhhhh Gusti….Simbah (begitulah aku biasa panggil) adalah adik angkatan di Universitas yang katanya Humanis….. walau beda jurusan dan beda kampus juga…namun aku sering mendengar hembusan nafasnya di deretan galeri Ekonomi…. Ups….si Bos ini adalah dan masih mahasiswa di lingkaran Ekonomi. “Walah…walah suwe tenan leh mu sekolah le…..” mungkin itulah perkataan kakeknya pada Simbah ini….He he he….. gak masalah dink….aku juga lama sekolahnya kok kawan….16 semester aku jalani dengan hati gembira riang….

Simbah adalah penggemar sepeda motor tua…. Doi punya beberapa koleksi Moge…namun yang aku herankan kenapa sepeda motor favoritnya tetap tertuju pada Honda CB 100 yang selalu menemaninya ke mana-mana…. ya mungkin karena ada kenangan yang indah dengan sepeda motor itu….

Temanku yang satu ini selalu setia menemaniku bermain….walaupun berjauhan….Simbah di Yogya dan aku di Flores….kami tetap saja bercumbu dalam permainan-permainan “game” online…. So rasa rindu selalu terobati….
Kalau sedang liburan ke Yogya, aku tak lupa menemani temanku ini bekerja, maklum Doi lebih sering kerja malam daripada siang…..ya sambil nggame gitu deh…..

Yah mungkin hanya catatan ini yang bisa kutorehkan dalam blogku tentang temanku Raden Mas Y.B. “Simbah” Pugardono….

Met berkarya Mbah….semoga sukses selalu dan segeralh lulus serta beranak-pinaklah…

Salam hangat dari kaki Gunung Kelimutu,

G’penk van Piyik