Maria Goreti “Kopet”

4 03 2006

Adalah Maria Goreti Ika R, salah satu adik angkatanku di MAPASADHA dengan nama suci “KOPET”….. yaaaa nama yang aneh bukan??? Sejenis dengan kotoran…..hehehe…. cuman kuantitasnya kecil….kadang “barang” itu hanya ikut terselip di celana dalam kita saat kentut….hehehehehe. By the way….mari kita lanjut ke kisah tentang adik angkatanku ini.
Sebagai Relief Field Officer untuk International Federation of Red Cross (Federasi Palang Merah Internasional) and Red Crescent Societies… Temanku ini bergabung dalam operasi bantuan untuk Tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam. “Kopet” tinggal tanpa supply listrik (PLN) serta tanpa jaringan telepon seluler di daerah terisolir bernama Teunom, sebuah kecamatan di kabupaten Aceh Jaya, tepatnya di pesisir barat pulau Sumatra yang merupakan salah satu daerah yang terkena bencana Tsunami cukup besar. Temanku ini bekerja untuk mendistribusikan bantuan di wilayah Teunom. Secara umum, “Kopet” bertanggungjawab untuk melakukan perencanaan, pelaksanaan dan monitoring program bantuan di lapangan. Maria “Kopet” bekerjasama dengan relawan PMI bersama-sama mengindenfikasi kebutuhan dan kemampuan dari kelompok-kelompok yang menjadi korban Tsunami serta menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan korban.
Mungkin kalau kita lihat postur tubuh “Kopet” yang tidak meyakinkan, kita tidak akan menyangka kalau dia memimpin 10 relawan, 3 supir truk M6, dan 2 supir mobil off road. Wah very exciting……” Kinda difficult but it’s not ” semboyan yang dia pakai….. Bagi Maria “Kopet”, yang paling berat dalam bekerja adalah ketika kadang kala tidak bisa mengendalikan komunitas dampingannya yang masih tertekan dengan musibah Tsunami. 6 bulan pertama di Teunom, Maria “Kopet” bekerja sendiri merangkap menjadi Field Officer, Administrator, Logistics, Finance, Fleet Dispatcher, Loader, Volunteer… Wah hebat juga adik angkatanku yang satu ini. Setelah itu…..finally….. di Teunom dibuka kantor baru oleh Federasi…..sekaligus dengan 2 Bos barunya dari India dan Kanada serta 1 orang Field Officer …..inilah awal mula runtuhnya Kerajaan “Kopet” di Teunom….yaaaa tentu saja…..karena bukan dia lagi yang memimpin operasi bantuan di kecamatan terisolir, Teunom.

Bagi “Kopet” si Pantat Besar ini, merupakan suatu penderitaan di Teunom tanpa hiburan kelap-kelip lampu disko dan suara dentuman musik dari speaker besar, tanpa televisi dengan acara-acara yang menarik….. hanyalah sepi yang menemaninya…..hehehehe…. Menyenangkan sekali ketika 2 bulan yang lalu dia mendapatkan akses internet 24 jam… Inilah hiburan bagi “Kopet”…menyenangkan sekali katanya…..minimal bisa kontak dengan kawan-kawannya. Inilah perjuangan adik angkatanku “Kopet” di negeri rencong, walaupun selalu mengaku cantik dan seksi, padahal hanya pantatnya aja yang besar dan wagu bentuknya…
Selamat berjuang kawan….semoga sukses dan selalu diberkati Tuhan.


Aksi

Information

5 responses

5 03 2006
margo

wuittsss…mas…tengkyu ya..udah upload profile ku…keren ik!!! lumayan..nggo ajang prmosi…kekekekekekeke…eniwei..thats great….makacih yaaaa…

7 03 2006
Lala

Wow!! You go girl!!! So proud of you!! You’ll get all of your blessings in heaven!
Take care, keep the spirit!
-Lala

11 05 2010
singsungsang

mau dong kenalan sama mbak kopet.

2 02 2015
Maria Goreti

pas narsis, google diri sendiri…kok nemu blog ini…hahaha makasih mas piyik…

3 02 2015
martyastiadi

lha bukane koe wes komen tgl 5 Mar 2006, dengan ID Margo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: